Profil Komisioner

Putu Elvina, S. Psi (Ketua)

Wanita kelahiran Tarempa, Kabupaten Anambas tanggal 13 April 1972 ini merupakan istri dari Bapak Tjep Sukarsan dan sudah dikaruniai 2 putri dan 1 putra. Selain sebagai Ibu rumah tangga, Komisioner yang memiliki latar belakang sarjana Psikologi ini juga mengajar dibeberapa perguruan tinggi di Tanjungpinang.

Sebelum bergabung di KPAID, Ibu yang hobby baca novel dan menjajaki wisata kuliner ini sempat bekerja di PT. Bintan resort di kawasana wisata Lagoi, dan beberapa perusahaan swasta di Jakarta. Nampaknya dunia anak sudah merupakan bagian dari hidup dan pekerjaanya yang kemudian membuatnya sering diminta sebagai pembicara diseminar-seminar dan juga mendapat penghargaan dari Menteri Hukum dan Ham RI pada tahun 2011 sebagai Penyuluh yang berdikasi.

 

Sudirman Latief, SE (Wakil Ketua)

Bapak Sudirman yang bernama lengkap Sudirman bin Abd. Latief, SE lahir disebuah kampung kecil di Sumbawa, Labuhan Burung 39 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 14 September 1972, Bapak empat anak, Farah Adiba, (11 thn), Dzakwan Adib (10 thn), Fathin Abidah (6 thn), Faras Huwaidah (3 thn) ini menghabiskan waktunya didunia usaha sebagai personalia/HRD, Pak Sudirman dan keluarga saat ini berdomisili di Villa Pesona Asri, Blok B7/16 Batam Kota.

Sebelum mengabdikan diri sebagai Komisioner KPPAD Kepri, Bapak Sudirman yang beristrikan Ibu Siti Habiba, Lc., M.Ag yang merupakan dosen UMRAH sangat giat dalam kegiatan sosial ini mengawali karir dengan magang di PT. Daeyu Tongsang, sebuah perusahaan tekstil di Korea Selatan pada tahun 1993. Kemudian dilanjutkan dengan bekerja dibeberapa tempat mulai dari PT. Taman Nongsa Indah Village, kemudian Batamindo Business Council dan selanjutnya ke PT. Hantoong Precision Manufacturing. Motto “everything has to record, biar kita tak jadi repot” menjadi kultur kerja beliau selama ini.

 

Drs. H. Edi Safrani (anggota)

Drs. H. Edi Safrani, kelahiran 26 April 1969 di Bengkalis, menyelasaikan pendidikan mulaiĀ  dari Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah kemudian melanjutkan ke Tsanawiyah Assa’addah dan Aliyah Al Khairiyah di Pesantren Pendidikan Islam Bengkalis.

Menyelesaikan sarjana di bidang ushuludin IAIN Suska Pekanbaru tahun 1992. Suami dari Ibu Darmawati ini bermastautin di Jalan DI Panjaitan KM 8 Tanjungpinang dan tertarik menjadi anggota Komisioner KPPAD Kepri setelah mengikuti pelatihan fasilitator keluarga Sakinah di Jakarta pada Maret 2010. Ayah dari Irfan, rifki, dan Fathia ini sebelum menjadi Komisioner merupakan seorang Kepala KUA Bintan Timur tahun 1999-2003, Kepala KUA Tg. Pinang Barat tahun 2003-2007, dan Kepala KUA Tg. Pinang Timur tahun 2007-2010.

 

Rosnawati, MA. (Anggota)

Adalah anak ke lima dari pasangan Abdullah dan Dattiah, lahir di Benteng Selayar, Sulawesi Selatan pada tanggal 15 Maret 1978. Istri dari Bapak Saripuddin yang telah dikaruniai seorang anak ini sebelumnya aktif mengajar sejak tahun 1999-2010 mulai dari tingkat Madrasah Diniyah, Madrasah Tsanawiyah, SMA dan SMKT juga pernah menjadi tutor di Sanggar Pendidikan Anak Shaleh (SPAS) yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten Goa Sulawesi Selatan. Selain itu juga mengemban amanah sebagai dosen Miftahul Ulum Tanjungpinang, kini menjadi Komisioner KPPAD Kepri Periode 2010-2015 mewakili unsur ormas yang menangani kluster pendidikan.

Pengalaman organisasi meliputi Ikatan Pemuda Muhammadiyah, Himpunan Mahasiswa Islam, Pengurus TKA/TPA, BKPRMI Kab. Goa Sulawesi Selatan. Dewan Keputrian Perhimpunan Pelajar Indonesia Damaskus, Dia pun aktif diberbagai kegiatan ilmiah, seminar, workshop berkaitan dengan pendidikan, parenting dan perlindungan anak.

 

Eri Syahrial, S.Pd. (anggota)

Anggota Komisioner KPPAD yang satu ini mewakili unsur profesi, tepatnya wartawan. Dunia wartawan tidak asing lagi bagi Eri Syahrial karena sudah belasan tahun berkecimpung dibidang jurnalistik, sejak dari kampus.

Sebelum di KPPAD Kepri, laki-laki kelahiran 25 September 1974 ini bekerja di Harian Batam Pos, Prestasi dibidang jurnalistik antara lain menjuarai beberapa lomba tulis jurnalistik tingkat lokal, regional maupun nasional. Kecintaan pada anak membuat ia rela meninggalkan profesi wartawannya. Setelah berada di KPPAD Kepri, ia berharap lebih bisa memperjuangkan hak-hak anak, khususnya bagi anak-anak Kepri.

Meski tak lagi sebagai wartawan, aktifitas dari suami Wiwi Fetresia dan ayah dari Aura Nafisa, Rahfiani Khairuzriska dan Azka Faigan Madani ini tetap berjalan dan menjadi kolumnis dibeberapa media massa di Kepri. Saat ini tulisannya banyak mengangkat isu-isu anak ke ruang publik agar persoalan anak lebih mendapat perhatian semua pihak.

© 2013 KPPAD Kepri. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.